Pertolongan Pertama Pada Penderita Epilepsi

Epilepsi atau ayan adalah penyakit yang ditandai dengan kejang-kejang dan mulut mengeluarkan busa. Penyakit ini disebabkan oleh adanya kerusakan implus pada saraf otak. Ketika implus saraf otak, manusia akan kehilangan control terhadap tubuhnya sehingga tubuh bergerak dengan tak semestinya. Selain kerusakan implus saraf otak, epilepsi juga dapat disebabkan oleh panas tinggi ketika masih balita, kurangnya oksigen pada otak, ketergantungan obat, alkohol atau tumor.

Bagi yang membutuhkan solusi penyembuhan atau terapi penyembuhan penyakit epilepsi, berikut ini obat epilepsi anak

Epilepsi termasuk penyakit kambuhan, yang umumnya bisa terjadi kapan saja. Namun, biasa terjadi saat cuaca terlalu dingin atau panas. Selain itu, hal-hal mengerikan serta hal yang membuat jantung berdebar juga bisa menyebabkan epilepsi kambuh dengan tiba-tiba. Lalu, langkah apa saja yang mesti dilakukan saat seseorang mengalami kejang? Berikut dibawah ini pertolongan pertama pada penderita epilepsi.

Pertolongan Pertama Pada Penderita Epilepsi

Pertolongan Pertama Pada Penderita Epilepsi

Umumnya penderita epilepsi akan mengalami gejala berupa kejang-kejang hingga menjatuhkan diri ke lantai, gigi rapat, mata membelalak ke atas dan mulut mengeluarkan busa. Saat keadaan seperti ini, berikut ini hal yang harus Anda lakukan sebagai langkah awal menolong penderita epilepsi.

  • Pindahkan penderita ke tempat yang lebih luas, dengan tujuan supaya penderita epilepsi bisa leluasa bergerak.
  • Jauhkan pula benda-benda berbahaya dari penderita karena takutnya saat kambuh, penderita epilepsi akan benar-benar kehilangan kontrol dirinya.
  • Beri sesuatu yang keras untuk menahan gigi dengan tujuan supaya lidah penderita tidak tergigit.
  • Diusahakan untuk tidak panik atau berusaha menahan gerakan mereka.
  • Longgarkan tubuh penderita. Lepaskan kancing baju pada bagian pergelangan tangan dan leher. Apabila penderita menggunakan ikat pinggang longgarkan ikat pinggang tersebut. Hal semacam ini ditujukan untuk melancarkan sirkulasi oksigen menuju otak.
  • Letakkan sesuatu yang lembut di belakang lehernya, supaya tidak mengalami cedera selama kejang.
  • Kejang pada penderita epilepsi biasanya tidak berlangsung lama. Setelah kejang hilang, beri tambahan oksigen kepada penderita ayan agar hypoxia bisa segera diredakan.

Baca juga: Tips untuk mencegah menurunnya kemampuan otak

Jika sudah dilakukan beberapa hal yang harus Anda lakukan saat menolong penderita ayan, maka tulislah durasi kejang yang dialami penderita. Apabila kejang terjadi lebih dari 5 menit, segera bawa penderita ke rumah sakit. Temani juga penderita setelah mereka sadar karena biasanya epilepsi akan kambuh kembali dalam waktu dekat jika tubuh merasa lelah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *