Kenali Gejala Umum Penyakit Epilepsi Pada Anak

Siapa saja bisa terkena epilepsi, termasuk anak-anak. Penyebab terjadinya epilepsi beragam seperti adanya pengaruh genetik, trauma, penyakit medis atau bahka adanya cedera demensia.

Epilepsi yang merupakan suatu jenis penyakit yang disebabkan oleh adanya gangguan otak yang menyebabkan kejang-kejang atau bahkan hilang kesadaran.

Jenis epilepsi pada anak yang biasa terjadi adalah epilepsi idiopatik dan simptomatik. Epilepsi idiopatik biasanya terjadi pada anak dengan perkembangan dan pemeriksaa fisiknya normal. Gejala baru muncul pada usia tertentu dan biasanya mempunyai prognosis baik. Sebaliknya, epilepsi simptomatik dihubungkan dengan epilepsi karena ada kelainan di otak.

Gejala Umum Epilepsi Pada Anak

  • gejala umum epilepsi pada anakTatapan Mata Kosong

Jika anak berhenti melakukan apa yang sedang dia lakukan dan menatap dengan tatapan mata kosong seperti melamun, orang tua mesti waspada. Gejala ini disebut sebagai kejang petit mal atau disebut dengan petit mal seizure.

Gejala yang ditunjukan seperti lengan atau kepala anak mungkin akan tampak lunglai, namun kejang jenis ini biasanya tidak akan menyebabkan anak jatuh ke bawah atau kehilangan kesadaran. Setelah kejang berakhir (biasanya berlangsung dalam waktu 30 detik sampai 1 menit) anak tidak akan menyadari apa yang telah terjadi.

  • Kejang Total (Total Convulsions)

Kejang grand mal atau disebut juga dengan grand mal seizures adalah penyebab kejang total tubuh. Kejang ini merupakan kejang yang paling serius. Kejang total akan menyebabkan anak jatuh ke tanah dan kehilangan kesadaran.

Kejang total biasanya berlangsung sekitar 2 sampai 5 menit. Selama kejang berlangsung tubuh anak akan kaku dan bergetar tidak terkendali. Anak juga mungkin akan kehilangan kontrol kandung kemihnya, sehingga keluar air seni tanpa disadarinya. selain itu, air liur mungkin juga akan keluar disertai bola mata anak yang memutar ke belakang.

Setelah kejang berakhir, anak akan bingun selama beberapa menit, otot-ototnya menjadi sakit dan akan tertidur untuk waktu yang cukup lama.

  • Kedutan (Twitching)

Kedutan akan terlihat pada gejala epilepsi fokal. Namun, sebenarnya pada jenis epilepsi lain pun dapat terjadi kedutan. Kedutan biasanya bersifat lokal, kemungkinan dimulai pada satu jari atau telapak tangan. Kemudian akan semakin memburuk, menjalar hingga ke lengan kemudian menyebar sampai sebagian atau seluruh tubuh menjadi berkedut. Sebagian anak tetap sadar, namun sebagian yang lain akan kehilangan kesadaran saat mengalami gejala ini.

  • Aura

Aura dianggap sebagai tanda peringatan. Aura terjadi sesaat sebelum kejang berlangsung.

Sebuah aura dapat menyebabkan anak tiba-tiba merasa sakit tanpa sebab, mendengar suara yang tidak nyata atau mencium bau yang tidak ada sumbernya. Anak juga akan mengalami masalah dengan penglihatan atau perasaan aneh di suatu tempat di bagian tubuhnya, terutama di perutnya.

Meskipun anak mungkin tidak mengenali tanda-tanda peringatan sebagai aura, seiring berjalannya waktu anda akan dapat menghubungkan tanda-tanda awal dengan serangan epilepsi.

Nah, itulah beberapa Gejala Umum Epilepsi Pada Anak. Semoga artikel kami membantu anda dan menambah wawasan anda. Terimakasih

| Gejala Umum Epilepsi Pada Anak

Artikel lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *