Benarkah Batuk Rejan Menjadi Pemicu Penyakit Epilepsi ?

Dalam sebuah study menemukan, anakl-anak di Denmark yang didiagnosis mengidap pertusis atau batuk rejan pada usia dini memiliki peningkatan risiko epilepsi ketika masa kanak-kanak.

pemicu penyakit epilepsi

Pertusis adalah infeksi saluran napas akut yang sering terjadi pada masa kanak-kanak. Kondisi ini memengaruhi sekitar 16 juta orang per tahun. Akibat dari batuk ini sangat buruk, menyebabkan anak sulit untuk makan, minum, dan bernapas.

Baca Juga: Obat Epilepsi Anak

Menurut Pusat Pengendalian Penyakit (CDC), batuk dapat berlangsung selama berminggu-minggu dan menyebabkan pneumonia, kejang, kerusakan otak, bahkan kematian.

Eugene D. Shapiro dari Yale School of Public Health di New Haven mengatakan, ada kemungkinan kadar oksigen darah yang rendah karena terbatuk-batuk saat masih kecil dapat merusak otak, dan meningkatkan risiko epilepsi nantinya.

Sedangkan menurut Shapiro mengungkapkan bahwa,”Kemungkinan lain, batuk yang parah bisa menyebabkan peningkatan tekanan dalam pembuluh darah di otak dan perdarahan yang menyebabkan kerusakan saraf”. Dia juga melanjutkan, akan ada banyak komplikasi lain dari pertusis atau batuk rejan. Oleh karena itu, anda harus memvaksinasi anak-anak untuk mencegah terjadinya penyakit epilepsi dan tidak mudah terserang infeksi penyebab penyakit.

Baca Juga: Kendalikan Epilepsi dengan Ramuan dari Tanaman Pegagan

Bahkan David Geffen dari Fakultasi kedokteran UCLA, Los Angeles mengatakan, “Tampaknya masuk akal jika epilesi terjadi pada anak-anak yang mengalami pertusis atau batuk rejan saat bayi, infeksi ini juga dapat meningkatkan risiko komplikasi otak lain”.

Oleh sebab itu, jangan anggap sepele masalah batuk pada anak. Bila batuk mulai menyerang anak, segeralah lakukan pengobatan yang tepat.

 

| Benarkah Batuk Rejan Menjadi Pemicu Penyakit Epilepsi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *